Langsung ke konten utama

Postingan

What's new

A Journey to Heal | Lesson 3 : Hallo, My Inner Child!

 Ini part tersulit juga. Revisit my childhood memories . .......................... *menghela nafas panjang* *minum seteguk air* ........................... Menyadari bahwa ada sosok kecil dalam diri ini yang masih merengek dan meronta-ronta adalah sebuah hal baru dalam perjalanan ini. Tapi, aku juga sempat menyesali kenapa baru sekarang aku menyadari keberadaannya? Walaupun sebenarnya engga perlu ada yg disesali, karena lagi-lagi Rabb-mu yang lebih tau kapan kamu siap untuk menyadarinya. Everything has a right time . Emosi di masa kecil yang belum tuntas dan kepingan-kepingan memori di masa itu yang menciptakan banyak tanya untuk orang dewasa ini... Apa ia cukup berharga?  Anak kecil yang belum banyak tau tentang aturan dunia. Anak kecil yang masih butuh banyak bantuan untuk mengartikan semua perasaan dan pikiran-pikiran yang ada dalam dirinya. Namun, saat itu tidak ada yang membantunya. *** And now i'm 26. Aku kembali, melihat sosok anak itu dalam diriku. And i found mysel...
Postingan terbaru

A Journey To Heal | Lesson 2 : Try To Understand

Mama dan Ayah mengalami masa-masa yang sulit. It is sooooo harrddd to be parents, even to be wife and husband. Setiap kita punya ego, setiap kita punya keinginan, setiap kita punya kebutuhan. Aku mencoba memahami sikap ayah dan mama dalam menjalani rumah tangga mereka. Aku mengerti banyak kesalahan disana. Tapi ini bukan waktunya lagi untuk menggali kesalahan-kesalahan itu. Dan seiring berjalannya waktu, semakin banyak kekeliruan mereka yang aku temukan, semakin aku mengasihani keduanya. Andai mereka meluangkan waktu untuk bicara dari hati ke hati, bukan dengan emosi tapi dengan rasa sayang, mungkin... Ah, sudahlah, memang harus terjadi seperti ini. Mungkin karena aku wanita, aku lebih memahami luka dan kesulitan apa yang mama alami selama ini. Sebagai gadis muda yang baru menikah dan tinggal bersama orang tuanya, pasti sulit untuk menyesuaikan diri dari semuanya. Ditambah lagi rahasia-rahasia kepribadian ayah yang keras dan egois yang baru bermunculan setelah mereka menikah. Ayah yang...

A Journey To Heal | Lesson 1 : Knowing The False

Saat itu usiaku sekitar 18 tahun. Pertama kalinya jauh dari orang tua, bukan untuk berlibur satu atau dua hari. Aku harus tinggal disana, sendirian, jauh dari rumah, jauh dari orang tua. Satu atau dua bulan pertama, aku selalu menangis karena terlalu sepi disana. Semakin lama aku semakin terbiasa, sendirian dengan diriku sendiri. Dan semakin banyak waktu untuk sendiri memberikanku lebih banyak kesempatan untuk berpikir. Memikirkan banyak hal tentang hidupku. Tentang siapa aku. Tentang masalah-masalah yang terjadi saat itu yang membuka pikiranku akan masalah-masalah yang telah terjadi sejak dulu. Dan akhirnya aku tau, bahwa ada yang salah denganku, dengan keluargaku, dengan pola asuh orang tuaku, dan dengan pola komunikasi kami. Pada masa itu, banyak amarah-amarah yang bermunculan. Memori-memori yang menyesakkan dada mulai timbul kepermukaan seakan-akan itu baru terjadi kemarin. Perasaan marah, benci, dendam dan sedih bercampur jadi satu. Menyesal kenapa tidak ada yang menyadari dan men...

A Journey to Find My Self | Where it all began

 ..... Aku masih ingat betul bagaimana situasinya saat itu. Sekitar tahun 2011, aku sedang berjalan di lorong kelas bersama teman-temanku, di lorong yang ramai karena bel istirahat baru berbunyi. Saat itu aku terhubung dengan pikiranku, dengan diriku sendiri, dengan hatiku dan dengan Rabb-ku. Aku berbisik dalam hati, „Jika suatu saat aku mencintai, menyayangi seseorang aku ingin mencintai seseorang yang Allah pun menyetujuinya. Aku tidak ingin mencintai seseorang yang Allah tidak ridho aku mencintainya.“ – lalu aku melanjutkan lagi, „Jika suatu saat aku mencintai seseorang, aku ingin terlebih dahulu mencintai diriku sendiri .“ Aku engga pernah menyangka bahwa kata-kata itu menjadi titik awal dari perjalanan ini. Kalimat ajaib yang mengawali perubahan diriku sampai detik ini. Celetukan dalam hati yang di ijabah oleh Allah. Proses untuk mengenal diri sendiri, untuk mencintai diri  sendiri, dan proses ini masih terus berlangsung. Proses yang sangat panjang.. Proses yang begitu ...

#Sudutpandang : Menjadi IBU [Part II]

Hallo! Masih bersama aku dan pikiranku. Dan masih dengan aku yang belum menjadi ibu, hehe. Tapi, pembahasan tentang peran ibu tetap menjadi topik yang menarik perhatianku. Entah mengapa. Aku pernah membahas tentang topik ini sebelumnya, sekitar dua tahun silam. Dan aku ingin menuangkan pikiranku kembali tentang menjadi seorang ibu… tentang wanita yang akhirnya menjadi seorang ibu. Aku memiliki kakak yang telah melahirkan dua orang anak yang lucu dan menggemaskan. Kakakku bekerja sebagai tenaga medis di sebuah rumah sakit. Ya, kakakku berkarir ditengah perannya sebagai seorang ibu. Beberapa berpendapat kurang setuju dengan apa yang dilakukan kakakku. Sempat beberapa kali anak kakakku sakit dan harus dirawat di rumah sakit. Juga ada anaknya yang (dirasa) tumbuh kembangnya lamban. Kemana sasaran empuk untuk disalahkan? Tentu kakakku, ibu dari anak itu. Mungkin anak itu kurang diperhatikan, mungkin ibunya terlalu sibuk, dan lain sebagainya. Meskipun aku juga sempat mengiyakan ‘teori’...

#SUDUTPANDANG: Menjadi Seorang IBU [Part I]

Apa yang aku pikirkan tentang perubahan status wanita ketika menjadi seorang ibu? •••• Aku belum menjadi seorang ibu, tapi ini adalah apa yang aku pikirkan tentang menjadi seorang IBU. Layaknya kita menempuh jenjang sekolah, ya abis SD terus SMP abis itu SMA lalu Kuliah. Menjadi seorang IBU juga bagian dari jenjang kehidupan gitu sih, simple nya. Selama ini statusnya hanya sebagai anak ya nanti di usia yang tepat berubah jadi istri lalu jadi ibu lalu jadi nenek – uyut – dst. Simple nya sih gitu. Tapi, kalau kita bergeser melihat dari sudut pandang yang lain, menjadi seorang IBU adalah sebuah anugerah besar yang ALLAH berikan kepada seorang wanita. Aku percaya akan ada saatnya setiap wanita itu akan menjadi seorang IBU. Even dia punya anak (kandung) atau engga. Menjadi seorang IBU juga menjadi masalah hati. Beberapa wanita yang memiliki anak tetapi anaknya ditelantarkan bahkan disiksa atau dibuang itu juga berat banget untuk bisa dibilang dia adalah seorang IBU, karena dia n...

#Sepenggalcerita : Do'a Mama

Duluu sekali, ketika pertama kali aku memutuskankan untuk membenahi penampilanku dengan hijab, pernah terbesit di pikiranku, “Seandainya dulu mama sama ayah mewajibkan aku berkerudung dari kecil, mungkin ngga akan seberat ini untuk menyempurnakan hijabku.” Pernah ada sesal. Tapi kemudian bersyukur. Aku bersyukur karena masih diberi kesempatan untuk akhirnya menyadari hal ini. Selama empat tahun aku merantau ke Bandung dan disanalah perjalanan spiritualku dimulai. Aku seakan diasingkan dari keluargaku, teman-temanku dan dari 'habits' ku dulu untuk memulai langkah baru dengan pandangan baru, petualangan baru dan orang-orang baru. Aku seperti gelas kosong yang akan diisi dengan air sedikit demi sedikit. Aku belajar banyak. Mindsetku mulai berubah. Cara pandangku tentang hidup ini juga berubah. Ilmu agama, ilmu tentang kehidupan aku dapatkan disana. Ilmu-ilmu yang mungkin tidak pernah kudapatkan dari mama dan ayah. Nasehat-nasehat yang mungkin juga tidak pernah diuc...