"Aku yakin engga ada yang namanya kebetulan di dunia ini, kecuali karena Allah sudah merencanakannya." Aku sejak SMA bisa dibilang 'ogah' untuk menjadi guru, karena aku melihat bebannya yang sangat beraat, harus disukai siswa, harus sabar, harus pinter, harus baik dan lain sebagainya. Tapi karena kehendak Allah, aku kuliah di UPI, salah satu universitas pencetak guru di Indonesia tanpa aku sadari. Aku baru menyadari bahwa tempat kuliahku adalah kampus keguruan, yang notabene nantinya akan ber-titel S.pd, ya setelah hasil tes SBMPTN-nya keluar. Dan aku baru sadar bahwa pilihan aku semuanya adalah di universitas pendidikan semua! UPI dan UNJ. Waktu itu mikirnya, yang penting ada jurusan bahasa Jermannya. Kenapa ngga milih UNPAD? Karena disana adanya sastra Jerman, sedangkan aku lebih tertarik dengan bahasa nya bukan seni atau sastra Jermannya. Jurusan bahasa Jerman UPI itu hanya ada satu pilihan, yaitu hanya ada kependidikan aja, engga ada non- kependidikannya. Ja...
Hallo, masa depan! Ini adalah kumpulan dari tulisan-tulisanmu berdasarkan sudut pandang kamu di masa lalu. Tertulis sejak usiamu 22 tahun. | Welcome to my blog! Ini adalah catatan pribadi berdasarkan sudut pandang seorang Aku! Semoga bermanfaat.