Langsung ke konten utama

#NgajiIslam : ASH-HAABUL KAHFI



KISAH PEMUDA AL-KAHFI
ASH-HAABUL KAHFI

Assalamu’alaikum Warohamtullahi Wabarakotauh.

Selamat hari Jumat! 
Berhubung sekarang hari Jumat, kalian pasti pernah atau mungkin sering melihat postingan dari akun-akun islami atau postingan sahabat-sahabat yang mengingatkan untuk membaca surat Al-Kahfi setiap Jum’at? Atau mendengarnya dari salah seorang ustadz atau ulama. Nah, pernah ngga sih terbesit di pikiran kalian, mengapa dari sekian banyak surat yang ada di Al-Qur’an, surat ini yang dianjurkan untuk dibaca di setiap Jum’at?

Dear, anjuran untuk membaca surat Al-Kahfi di setiap Jum’at ini terdapat dalam hadits nabi Muhammad SAW. Saking pentingnya, anjuran ini ngga hanya terdapat dalam satu hadist, lho. Terdapat lebih dari 3 hadits yang menerangkan pentingnya membaca surat Al-Kahfi di setiap Jumat.
                                                   
Barang siapa membaca surah Al-Kahfi pada hari Jum’at. Niscaya ia akan diterangi oleh cahaya antara dua Jumat.” (HR. Hakim 3349)

Muaz Ibnu Anas Al-Juhari, Rasulullah bersabda: “Siapa yang membaca dari surah Al-Kahfi, maka jadilah baginya cahaya dari kepala hingga kakinya dan siapa yang membaca keseluruhannya, maka jadilah baginya cahaya antara langit dan bumi,” (HR. Ahmad)

Dari Abu Darda, Nabi Muhammad SAW bersabda: “Barang siapa menghafal sepuluh ayat pertama dari surat Al-Kahfi, maka ia akan terlindungi dari (fitnah) Dajjal.” (HR. Muslim)

Nah, bahkan ngga hanya dianjurkan untuk membacanya aja, tetapi, juga menghafal dan pastinya memahami isinya, dear.

Lalu, alasannya apa, ya, mengapa surat ini yang dianjurkan dibaca di hari Jum’at? Apakah keutamaan dari surat Al-Kahfi ini?

Nah, aku ingin sharing ilmu yang aku dapatkan tentang keutamaan surat Al-Kahfi dan mengapa dengan membaca, menghafal dan memahami surat ini insya Allah kita bisa terlindung dari fitnah terbesar, yaitu fitnatul massihid dajjal.
© Keutamaan Surat Al-Kahfi

Salah satu keutamaan surat Al-Kahfi adalah bisa menjadi cahaya bagi kita, apabila kita membacanya, menghafalnya dan mengamalkannya, maka ia akan melindungi kita, menerangi jalan kita hingga Jumat berikutnya. Cahaya apakah itu? Cahaya yang menerangi mata kita dan hati kita. Apabila ada hal buruk kita bisa melihatnya sebagai hal yang buruk, apabila ada hal yang baik kita bisa melihatnya sebagai hal yang baik, sehingga kita tidak tersesat.
Dear, membaca surat Al-Kahfi disetiap Jumat itu sangat penting sekali apalagi untuk kita yang hidup di akhir jaman ini. Fitnah Dajjal sudah merajalela dimana-mana. Mereka, para aktifis yang menantikan kehadiran Massihid Dajjal ini sudah sejak lamaaa sekali membuat propaganda atau pencucian otak kita agar terlena dengan kesenangan dunia. Dan target utama mereka adalah kaum hawa. Maka pergerakan mereka meliputi Fun, Food, Fashion, Famous dan Idol. Jadi, benar adanya apa yang disabdakan Rasulullah, bahwa wanita lah yang nantinya mendominasi menjadi follower Massihid Dajjal. Naudzubillah.
© Ashabun Nudzul Surat Al-Kahfi
Dalam surat Al-Kahfi kita bisa mengambil banyak kisah penuh hikmah, diantaranya kisah tentang nabi musa dan nabi khidr, Dzulqarnain dan Yajuj dan Majuj serta kisah ash-habul kahfi atau pemuda Al-Kahfi <<lihat lagi di Al-Qur’an>>
Kalian pasti sudah pernah mendengar kisah para pemuda yang Allah izinkan untuk tidur selama 309 tahun. Mari kuajak kalian untuk kembali mengingat kisah itu dan mengambil hikmah dari kisah luar biasa ini.
Kisah ini terjadi berabad-abad yang lalu, tepatnya terjadi pada masa Isa bin Maryam diutus Allah menjadi Rasul. Nabi Isa Alaihisalam menyeru umat manusia, tepatnya orang-orang Bani Israil untuk beriman kepada Allah, sehingga kaum Hawariyun beriman. Kaum Hawariyun adalah para sahabat Nabi Isa yan membenarkan dan percaya akan kerasulannya.
Kaum Hawariyun kemudian berkeliling dunia guna menyeru manusia menyembah Allah dan mengikuti ajaran Nabi Isa Alaihisalam.  Seruan ini sampai ke Bezantin, sebuah kerajaan Romawi kuno yang diperintah oleh raja yang lalim, ingkar kepada Allah dan menyiksa siapapun yang beriman kepada Allah, raja itu bernama Dikyanus.
Raja Dikyanus adalah raja yang sangat sangat kejam. Bayankan saja, dia tidak tega-tega kepada siapapun yan menyembah Allah dengan menyiksa mereka dengan sangat keji, membuat mereka kelaparan dan kehausan, memukul mereka dengan cemeti dan melemparkan sebagian mereka sebagai santapan hewan buas :((
Saat itu adalah masa-masa yang sangat sulit untuk orang-oran yang beriman. Oleh karena itulah, mereka menyembunyikan keimanan mereka. Di lain sisi, raja yang kejam itu mengira bahwa ia telah berhasil membuat orang-orang enggan beriman kepada Allah. Padahal dia tidak menyadari bahwa hati itu berada dalam kekuasaan Allah dan Allah sendiri yang menjaga hati oran-orang yang beriman kepada-Nya.
Keimanan telah menerobos seorang menteri Dikyanus, bernama Birunus. ia menyembunyikan keimanannya di depan raja Dikyanus. Tidak hanya Birunus yan beriman, pemuda lainnya bernama Imilkha, pemuda tampan yang kaya raya. Melalui perantaraannya, dua orang pemuda lainnya yaitu Dimawus dan Marthus menjadi beriman. Lalu, melalui Dimawus dan Marthus, dua orang lainnya menjadi beriman. Kedua orang itu adalah Withunus dan Kasyuthusy. Satu lagi pemuda terakhir yang beriman bernama Mahsimilina. Mereka berjumlah tujuh orang yang beriman kepada Allah.
Suatu malam ketujuh pemuda ini berkumpul di rumah seorang penggembala kambing yang baik. Mereka telah disatukan oleh kalimat tauhid, “laa ilaaha illalloh.” Malam itu mereka merencanakan untuk melarikan diri keluar dari kota Ufsus, kota yan lalim dan kafir, setelah mereka melihat lagi-lagi raja Dikyanus menyiksa orang beriman dengan melemparnya menjadi santapan singa buas yang sedang lapar.
Bersama mereka ikut pula anjing piaraan sang gembala kambing. Pada saat itu tujuan mereka adalah kearah salah satu gua yang terletak di luar kota Ufsus. Orang-orang mukmin itu memasuki gua tersebut, sementara anjing itu berada di depan pintu gua,
Lalu pemuda-pemuda itu berlindung di dalam gua dan berdo’a kepada Allah, “Wahai Tuhan kami, berikanlah rahmat kepada kami dari sisi-Mu dan sempurnakanlah bagi kami petunjuk yang lurus dalam urusan kami (ini).” QS. Al-Kahfi:10. Lalu mereka mengantuk dan beristirahat di dalam gua setelah melakukan perjalanan yang sangat melelahkan. Namun, siapa sangka rasa kantuk yang mereka alami adalah jalan Allah untuk menyelamatkan mereka dari kekejaman raja Dikyanus. Mereka tertidur hingga 309 tahun lamanya!
Inilah salah satu bentuk kekuasaan Allah. Allah mampu mematikan dan menghidupkan manusia kembali.
Mereka kemudian terjaga dari tidurnya, Allah menghilangkan tirai yang menutupi telingan mereka, sehingga mereka dapat mendengar, kemudian terjaga dari tidurnya. Lalu salah seorang dari mereka bertanya, “Berapa lama kita berada (disini) dalam keadaan tidur?” Yang lain menjawab, “Kita berada (disini) sehari atau setengah hari.” Kemudian salah seorang yang lain memiliki ide yaitu salah seorang dari mereka hendaknya pergi keluar untuk membeli makanan, namun tetap bersikap hati-hati takut-takut mereka dipaksa untuk meninggalkan keimanan mereka kepada Allah SWT.
Lalu seorang dari mereka pergi ke kota, namun yang dilihatnya adalah kota lain. Rumah-rumah bukan pada tempatnya lagi, dan di pintu kota pun sudah tidak ada berhala lagi. Yan lebih membingungkan, orang-orang menatapnya dalam keadaan heran. Karena itulah dia mulai khawatir kalau-kalau ada mata-mata Dikyanus-dia menduga Dikyanus masih hidup. Lalu dia bergegas pergi kepada salah seorang pedagang, kemudian mengeluarkan uang peraknya. Sang penjual heran, kemudian berkata “Uang aneh apa ini? Siapa kamu? Gambar siapa ini?” Dia menjawab, “Ini adalah gambar Dikyanus.” Sang penjual tersontak dan berkata “Kamu gila? Sesungguhnya-semoga laknat Allah bagi si kafir itu-telah mati tiga abad yang lalu.” Pemuda itu semakin heran, lalu tidak lama kemudian orang-orang menerumuni pemuda itu dan membawanya kehadapan raja yang beriman.
Raja kemudian menceritakan kepadanya bahwa Dikyanus telah meninggal, dan bahwa mereka semua percaya kepada kerasulan Isa. Selanjutnya, mereka meminta pemuda itu untuk membawa mereka ke gua tempat para sahabatnya berada.
Pemuda itu kemudian masuk kedalam gua menemui sahabat-sahabatnya dan menceritakan kepada mereka tentang apa yang sebenarnya terjadi pada mereka dan tidur mereka. Mereka kemudian menangis dan Allah telah menambahkan keimanan mereka.
Mereka kemudian tidur lagi, namun kali ini tidur mereka adalah tidur yang kekal dan tidak pernah terbangun lagi darinya, kecuali pada hari Berbangkit nanti.

Ya Allah, masya Allah yah, dear kisahnya :””””( Betapa Allah punya Kuasa untuk mematikan dan menghidupkan kita, Dan betapa Allah punya berbagai cara untuk melindungi dan mengabulkan doa kita. Betapa Allah menjaga hati orang-orang yang beriman ;’)
Dear, semoga kisah ini bisa menyadarkan kita kembali akan Kuasa dan Kasih Sayangnya Allah sama kita :) Dan jangan lupa baca Al-Kahfi nya yaaa :)))

Komentar

What's that?

Review Materi bahasa Jerman Kelas X Semester Genap!

Alhamdulillah.. Alhamdulillah.. Alhamdulillah.. Satu tugas besar sudah selesai, sudah berhasil melewatinya dengan alhamdulillah cukup baik. Tinggal melewati tahap selanjutnya dengan tugas dan rintangan yang lebih besar lagi (read: skripsi).  -  - Alhamdulillah.. sejak bulan Februari sampai bulan Mei ini ditugaskan  untuk melaksanakan PPL di SMAN 3 Cimahi. Bener-bener pertama kali harus terjun langsung ngeliat situasi kelas dan karakteristik siswa yang bermacam-macam itu engga pernah kebayang sebelumnya. Bener-bener pengalaman yang berharga banget. Bukan cuma belajar gimana cara mengajar tapi juga mendidik. Gimana kepribadian seorang guru ternyata berpengaruh besar banget dalam proses pendidikan siswa! Setiap harinya harus mikirin metode apa yang cocok untuk diterapin di kelas. Bukan cuma teori! Dan yang paling penting, harus extra sabaaar! :') - - - Pastinya banyak banget yang harus dipelajari lagi untuk layak menjadi guru, bukan cuma masalah administrasinya, te...

#Sepenggalcerita : Do'a Mama

Duluu sekali, ketika pertama kali aku memutuskankan untuk membenahi penampilanku dengan hijab, pernah terbesit di pikiranku, “Seandainya dulu mama sama ayah mewajibkan aku berkerudung dari kecil, mungkin ngga akan seberat ini untuk menyempurnakan hijabku.” Pernah ada sesal. Tapi kemudian bersyukur. Aku bersyukur karena masih diberi kesempatan untuk akhirnya menyadari hal ini. Selama empat tahun aku merantau ke Bandung dan disanalah perjalanan spiritualku dimulai. Aku seakan diasingkan dari keluargaku, teman-temanku dan dari 'habits' ku dulu untuk memulai langkah baru dengan pandangan baru, petualangan baru dan orang-orang baru. Aku seperti gelas kosong yang akan diisi dengan air sedikit demi sedikit. Aku belajar banyak. Mindsetku mulai berubah. Cara pandangku tentang hidup ini juga berubah. Ilmu agama, ilmu tentang kehidupan aku dapatkan disana. Ilmu-ilmu yang mungkin tidak pernah kudapatkan dari mama dan ayah. Nasehat-nasehat yang mungkin juga tidak pernah diuc...

#Sudutpandang : Menjadi IBU [Part II]

Hallo! Masih bersama aku dan pikiranku. Dan masih dengan aku yang belum menjadi ibu, hehe. Tapi, pembahasan tentang peran ibu tetap menjadi topik yang menarik perhatianku. Entah mengapa. Aku pernah membahas tentang topik ini sebelumnya, sekitar dua tahun silam. Dan aku ingin menuangkan pikiranku kembali tentang menjadi seorang ibu… tentang wanita yang akhirnya menjadi seorang ibu. Aku memiliki kakak yang telah melahirkan dua orang anak yang lucu dan menggemaskan. Kakakku bekerja sebagai tenaga medis di sebuah rumah sakit. Ya, kakakku berkarir ditengah perannya sebagai seorang ibu. Beberapa berpendapat kurang setuju dengan apa yang dilakukan kakakku. Sempat beberapa kali anak kakakku sakit dan harus dirawat di rumah sakit. Juga ada anaknya yang (dirasa) tumbuh kembangnya lamban. Kemana sasaran empuk untuk disalahkan? Tentu kakakku, ibu dari anak itu. Mungkin anak itu kurang diperhatikan, mungkin ibunya terlalu sibuk, dan lain sebagainya. Meskipun aku juga sempat mengiyakan ‘teori’...